Buletin Al-Qolam Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM ) Kab.Jombang Jawa Timur

April 25, 2009

PD Muhammadiyah Jombang Demo Mapolres Tolak Praktik Ponari

Filed under: artikel,PD Muhammadiyah Jombang Demo Mapolres Tolak Praktik Ponari — Achmad Fathul Iman El Jombangiyah @ 10:56 am
PD Muhammadiyah Jombang Demo Mapolres Tolak Praktik Ponari PDF Print E-mail
Friday, 13 March 2009 19:38
Dibukanya kembali praktik dukun cilik Ponari membuat Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah  mendemo Muspida

Hidayatullah.com—Penolakan praktik dukun kembali bergulir. Kali ini datang Ponaridari Muhammadiyah Jombang. Hari Jumat (13/3/2009)  Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Jombang mendemo Muspida.

Sekitar 15 orang pengurus Muhammadiyah mendatangi Polres setempat untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana pembukaan praktik Ponari.

Begitu sampai di Mapolres, sejumlah pengurus teras Muhamadiyah Jombang menyampaikan secara langsung surat pernyataan penolakan terhadap rencana pembukaan praktik Ponari.

Intinya, Muhammadiyah mendukung langkah Muspida, selain itu juga menghimbau kepada masyarakat agar mencari pengobatan yang rasional.

“Karena berbagai pertimbangan, kami mendukung langkah Muspida untuk menolak rencana pembukaan praktik pengobatan Ponari. Apalagi sebentar lagi kita akan melaksanakan pemilu,” kata Ketua PD Muhammadiyah Rahmat Hadi Santoso dihadapan petugas, Jumat sore.

Selanjutnya, rombongan ditemui oleh Kapolres Jombang AKBP Tomsi Tohir di ruangannya. Dihadapan Kapolres, selain menyerahkan surat pernyataan, Ketua PD Muhammadiyah juga menyampaikan secara langsung dukungan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Muhammadiyah,” sambung Kapolres Jombang Tomsi Tohir.

Himbauan PWNU

Sebelum ini,  Rois Syuriah PWNU Jawa Timur KH Miftahul Akhyar mengatakan kepada www.hidayatullah.com menyayangkan sikap masyarakat yang masih mendatangi Ponari. “Masyarakat masih banyak yang lemah akidahnya. Cepat nggumunan (silau, red) melihat hal yang aneh atau ganjil,” katanya.

Menurutnya, dalam fikih, berikhtiar kesembuhan boleh dengan apa saja.  Meski demikian, Akhyar tidak membenarkan bagi masyarakat yang berobat ke Ponari.

“Jika akidahnya lemah, bisa mengakibatkan syirik,” tuturnya lebih lanjut kepada hidayatullah.com. [bjt/ans/www.hidayatullah.com]

Februari 4, 2009

Awas, Agen Zionis ada di Indonesia Versi FUUI

Filed under: artikel — Achmad Fathul Iman El Jombangiyah @ 7:44 am

Awas, Agen Zionis ada di Indonesia Versi FUUI

zionis

Kedua kaki tangan Zionis itu ialah Rotary Club dan Lions Club dan berada di Bandung. Induknya ialah Fremasonry dengan dalangnya Zionis Israel. Hal ini seperti diungkap Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) Athian Ali saat jumpa pers di Sekretariat FUUI Bandung.

Dua klab berkedok kemanusian di Kota Bandung ini menurut Athian Ali sudah memasok perjuangan Israel. Untuk itu, pihaknya mengeluarkan tiga maklumat dibubarkannya klab tersebut.

Athian mengeluarkan tiga maklumat, yaitu mendesak Presiden RI untuk mencabut Kepres RI Nomor 69 Tahun 2000 yang mencabut Kepres RI Nomor 264 Tahun 1962 dan memberlakukan kembali Kepres RI no 264 tahun 1962. “Karena Kepres tersebut berisi melarang Rotary Club di Indonesia,” jelasnya.

Maklumat kedua, mengingatkan umat Islam akan fatwa para Ulama Makkah dan Komisi Fatwa Al-Azhar mengenai haramnya bergabung dengan Rotary Club dan Lions Club serta kafirnya seseorang yang dengan sadar menjadi anggota Rotary Club dan yang bersangkutan mengetahui tujuan yang sebenarnya.

Ketiga, ia juga menghimbau umat Islam yang kini bergabung dengan gerakan Freemasonry atau salah satu jaringannya agar segera menanggalkan keanggotaannya.

Athian menyatakan, pada tahun 2001 kejaksaan sudah memberitahunya terkait terindikasikannya aktivitas menyimpang dari kedua klab tersebut. “Tapi saya belum yakin. Setelah diselidiki, ternyata dana yang dihimpunnya dikirimkan ke Amerika dan dilanjutkan untuk mendanai Zionis Israel,” jelasnya.

Sejarah Berdiri dan Tokoh-tokohnya

zionis
Pada musim panas tahun 1915, Milvan Jones, pendiri klub ini mengemukakan ide untuk mendirikan klub-klub, dimana di dalamnya akan tergabung para pegawai dari seluruh penjuru Amerika Serikat (AS), hingga akhirnya berdirilah klub pertama di kota San Antonio, Texas.

International Association of Lions Club sendiri baru muncul ke permukaan pada bulan Mei 1917 di Chicago. Ketika itu diselenggarakanlah pertemuan pertamanya. Perlu pula diketahui bahwa Chicago merupakan salah satu kota di mana beberapa Rotary Club telah lahir.

Para ahli berkeyakinan bahwa klub ini berinduk kepada B’Nai B’Rits, yaitu salah satu firqah Yahudi yang Insya Allah akan dibahas di rubrik ‘Adawah pada waktu yang akan datang. Namun secara umum, dalam banyak hal Liions Club menginduk langsung kepada Freemasonry.

Nama klub ini, yaitu “LIONS” atau singa merupakan simbol dari kekuatan dan keberanian. Dan Lions Club sengaja didirikan untuk menggantikan klub-klub sebelumnya, yaitu ketika klub-klub tersebut terbongkar kedoknya atau tertindas. Mengapa demikian? Lions Club dirasa dapat lebih eksis mengingat sifat yang tampak di hadapan publik adalah sebagai organisasi sosial yang reformis dan toleran.

Aktivitas, Keanggotaan, dan Organisasi

Aktivitas Lions Club secara garis besar adalah sebagai berikut:

1. Menyerukan slogan “Kebebasan, Persamaan, dan Persaudaraan” (Liberte, Egalite, & Fraternite);
2. Menyebarkan arti kebaikan dan kerjasama antarbangsa;
3. Membangun semangat kerukunan di antara pribadi-pribadi dengan cara melonggarakan dan menjauhkan ikatan-ikatan akidah (keyakinan).
4. Memperhatikan aspek keadilan sosial;
5. Aktif menyebarkan ilmu pengetahuan dengan berbagai sarana yang memungkinkan;
6. Menolong orang-orang yang cacat;
7. Meringankan beban kejenuhan hidup sehari-hari;
8. Memberikan pelayanan kepada lingkungan sekitar;
9. Menyelenggarakan perlombaan-perlombaan yang bersifat hiburan;
10. Mendukung proyek-proyek rehabilitasi sosial;
11. Mendukung proyek-proyek Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB); dan sebagainya.

Dalam masalah keanggotaan, syarat-syarat untuk menjadi anggota di dalam Lions Club [ada prinsipnya tidak banyak berbeda dengan syarat-syarat keanggotaan dalam klub-klub Freemasonry maupun Rotary. Tetapi ada pula perbedaannya, dimana keanggotaan Lions Club ini bolah diwakili oleh lebih dari dua orang. Anggota dalam satu profesi. Siapapun tidak boleh mengajukan permohonan untuk menjadi simpatisan klub tersebut, akan tetapi merekalah yang mencalonkan dan mengajukannya apabila mereka melihat suatu potensi yang terdapat pada diri calon anggota untuk kepentingan mereka.

Disyaratkan agar anggota itu terdiri dari para tokoh pekerja yang sukses, dan tempat kerjanya harus berada di daerah di mana terdapat Lions Club. Diwajibkan pula kepada setiap anggota untuk mencapai persentase kehadiran dalam pertemuan-pertemuan pekanan minimal 60% dalam setahun. Di samping itu dilarang memasukkan orang-orang yang dianggap “fundamentalis” dan yang fanatisme nasionalnya berlebihan.

Ditariknya para pemuda dan pemudi untuk bergabung serta berusaha untuk memelihara tingkatan usia yang relatif muda adalah untuk menjaga dinamika klub secara kontinyu, terutama karena masih mudahnya mereka untuk dipengaruhi seiring idealitas yang ada.

Lions Club juga menyedot nyonya-nyonya dan istri para pejabat tinggi, sebagaimana dipercayakan tugas kepada mereka untuk melakukan kontak dengan para tokoh. Untuk mereka (para nyonya) diciptakan pula wadah tersendiri, yang disebut Lioness Club.

Bahaya Lions Club

zionis

Segala aktivitasnya yang relatif bisa dikatakan baik mungkin hanya sekedar pancingan di balik misi yang sebenarnya. Mereka memiliki ciri-ciri tersembunyi dengan rencana dan sitem kerja yang berdasarkan prinsip kerja bawah tanah (clandestein), agar dapat mengumpulkan data dan potensi secara akurat.

Diketahuinya rahasia-rahasia profesi seseorang dari pertemuan-pertemuan mereka, adalah sesuatu yang memberi mereka kemampuan untuk mengontrol pasar-pasar lokal, dan membantu mereka untuk campur tangan dalam masalah ekonomi di sebuah negara tertentu.

Lions Club melakukan pengumpulan data-data yang berhubungan dengan masalah-masalah politik dan keagamaan di sebuah negara dimana klub berada. Data-data ini kemudain dikirimkanke Pusat Organisasi Internasional yang mengkaji dan membuat perencanaan yang tepat untuk kepentingan mereka di negara tersebut. Oleh pusat komando diplotlah tempat kerja masing-masing dari agen mereka. Dari sana nanti masing-masing bagian harus diisi dengan aktivitas-aktivitas oleh biro masing-masing sesuai dengan deskripsi pekerjaannya.

Banyak ketidakjelasan menyelimuti sumber rahasia dan sarana mereka. Dewan Eksekutif Lions daerah melakukan proses-proses pengamanan secara ketat di wilayahnya. Mereka sering mengumandangkan jargon “Agama untuk Tuhan, Tanah air untuk semua”.

Islam, menurut mereka, secara lahir sama saja dengan agama lain, baik itu agama samawi maupun agama ciptaan manusia. Adapun maksu mereka sebenarnya adalah melakukan tipu daya, meskipun yang mereka lakukan terhadap Islam konon lebih spesifik daripada tipu daya terhadap agama lain.

Dalam ceramah dan pidato-pidato para tokohnya, mereka menitikberatkan pada penonjolan kedudukan Israel dan rakyatnya secara teratur. Di samping itu mereka mendoktrinkan juga pikiran-pikiran Zionisme ke dalam otak para anggotanya. Mereka telah menyelenggarakan pula sebuah penataran di Lions Club Mesir ketika baru dibuka di Kairo untuk membahas tentang perjanjian damai antara Mesir dan Israel.

Dalam perhelatan mereka, diselenggarakan pesta-pesta gila, campur aduk antara pria dan wanita, dansa-dansi, di bawah slogan “Pesta-pesta Kebaikan”.

Lembaga Fikih Islam Internasional sendiri, dalam pertemuan pertamanya di kota suci Makkah pada tanggal 10 Ramadhan 1398 H, mengeluarkan sebuah keputusan yang menjelaskan bahwa prinsip-prinsip gerakan Freemasonry, Rotary Club, dan Lions Club secara garis besar adalah sangat bertentangan dengan prinsip dan pokok-pokok ajaran Islam.

Rotary Club sebenarnya berada di dalam lingkaran Fremasonry yang menjadi induknya. Oleh karena itu akarnya satu, yaitu zionisme. Lions Club secara lahiriah menyerukan ide “Ikatan Kemanusiaan” dan menghilangkan diskriminasi antarumat manusia. Namun hakikatn yang sebenarnya adalah organisasi ini merupakan mantel selubung zionisme.

Tempat Tersiar dan Kawasan Pengaruhnya

zionis

Organisasi ini mempunyai klub-klub di Amerika, Eropa, Asia, dan banyak negara lainnya. Pada awal tahun 1970 Lions Club mengaku bahwa jumlah anggotanya lebih dari 934.000 orang yang tersebar di 146 negara. Pusat Lions Club sekarang adalah di Oak Park, Illinois, AS, di dekat kota Chicago.

Di dunia Islam, Lions Club dan Rotary Club terlihat cukup aktif di Mesir setelah ditandatanganinya perjanjian damai dengan Israel. Organisasi ini menjadikan hotel-hotel besar sebagai markasnya, seperti hotel Assalam di New Egypt, Hilton, Syebrid, dan Sheraton.

Organisasi ini juga sanggup mengeluarkan dana yang besar, seperti untuk hadiah-hadiah yang diberikan pada pesta-pesta peningkatan persahabatan dan pesta-pesta yang bisa mendatangkan proyek-proyek strategis. Hal yang demikian telah menimbulkan tanda tanya besar tenang bagaimana sumber-sumber keuangan bisa mereka dapatkan. Wallahu a’lam.

zionis

www.dakta.com

Sebarkan wahai saudaraku seiman. Penyakit telah menghinggap. akankah kita diam??????????????????????

Februari 2, 2009

Benua yang Hilang

Filed under: artikel — Achmad Fathul Iman El Jombangiyah @ 6:35 am
globe_demo_
BENUA ATLANTIS YG HILANG ITU BERNAMA… INDONESIA!   

Pren, pada pernah denger cerita ttg Atlantis khan? Itu tuh, yang katanya negeri besar yang sangat megah dan jaya. Jadul (jaman dulu) Atlantis itu menjadi pusat peradaban dunia, tepatnya puluhan ribu tahun yang lalu. Walaah, kita masih di alam arwah, belum lahir ya, kepikiran aja belum kali. Kata Plato (427 – 347 SM) puluhan ribu tahun yang lalu itu gunung berapi meletus bareng-bareng, menimbulkan gempa, es mencair, dan banjir gede. Akibatnya nih, sebagian permukaan bumi tenggelam alias hilang. Nah, salah satu yang hilang itu adalah Negeri, lebih tepatnya, Benua Atlantis. Yap, mangkanye nih kita sering denger “Atlantis yang Hilang”.

Tapi tau ga, Pren? Sekarang Benua Atlantis itu dah ketemu, maksudnya dah diketemuin. Mana? Koq ga keliatan? Ya Allah, segede gini ga keliatan? Nih, simak hasil penelitian Aryso Santos (2005). Menurut dia Benua Atlantis itu ternyata adalah bumi yang sekarang kita injak-injak, ih..kasar banget sich, maksudnya bumi yang kita menginjakkan kaki di atasnya ini. Ah, yang bener nih? Gimana caranya coba? Jadi Mas Santos ini ngebandingin 33 hal (termasuk luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani) antara kondisi fisik Benua Atlantis sama kondisi fisik Indonesia sekarang. Ternyata sama tuh. Luas wilayah Atlantis jadul terbentang dari Selatan India, terus Sabang sampe Merauke (kayak lagu aja..). Ribuan pulau di Indonesia sekarang, jadul-nya menyatu. Mungkin karena penghuninya telah lupa padaNya, bergelimang dosa dan berhura-hura, azab Allah pun turun. Dan terjadilah bencana besar itu, gunung berapi meletus bareng-bareng. Dahsyat, Maan! Sebagian daratan tenggelam dan jadi lautan. Sebagiannya lagi bakal jadi pulau-pulau kayak sekarang.

globe_demo

Nah, Pren. Coba renungin nih! Indonesia katanya sarang koruptor, sarang teroris, tukang bikin dosa (di mana mangkalnya ya?), terbelakang, utangnya bejibun, makannya banyak, males, ngantukan, telatan, tukang nyontek; waduh! Bener ga sich? Emang bener sich, tapi moga-moga yang ngebaca nih tulisan ga kayak gitu yak. Itu kondisi sekarang. Tapi jadul Indonesia, yang kata Mas Santos tadi adalah Atlantis, pernah menjadi pusat peradaban dunia, Cing! Berarti nih  Indonesia jadul dihuni oleh orang-orang yang hebat dan maju. So, para sesepuh kita keren-keren donk?

Jadi sekarang gimana, Pren? Bangga donk kita kalo gitu. Tapi apa cukup bangga doank? Nggak khan? So, kita kudu berubah (saatnya berubah!). Kita kudu semangat, disiplin, kerja keras, belajar yang banyak, ta’at beribadah, jauhi perbuatan dosa. Intinya kita harus menjadi mu’min yang sejati gituu.. Spiritnya donk spiriiittt! Biar kejayaan Atlantis terulang kembali di Indonesia ini. Dan yang lebih penting lagi, karena jumlah muslim terbesar dunia ada di sini, peradaban muslim Indonesia bakalan maju dan jaya.

OK, Pren. Jadul aja bisa, kenapa sekarang enggak!? Tul khan? (a2i)

TAHUKAH KAMU?

Jalannya (Pergeseran) Benua

Allah Berfirman : “Dan apakah kamu kira gunung-gunung itu diam di tempat? Padahal gunung-gunung itu berjalan seperti jalannya awan…” (Q.S. an Naml : 88).

Gunung-gunung itu menempel di bumi, dalam hal ini benua. Jadi, benua pun berjalan atau bergeser. Ini kata Allah. Gimana kata ilmuwan? Sudah dibuktikan secara ilmiah, lempeng benua itu berjalan (bergeser) tiap tahun sejauh 10-15 cm. Klop khan? Subhanallah…

dudung.net

Tema: Rubric. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.